Beranda Kepri Tanjungpinang Setelah 17 Tahun Menggarap Lahan Milik Djodi, Akhirnya Samuel Terima Dana Konpensasi

Setelah 17 Tahun Menggarap Lahan Milik Djodi, Akhirnya Samuel Terima Dana Konpensasi

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang- Samuel Waruwu dan kawan kawan telah menggarap sebidang tanah bersama bangunan yaitu bangunan rumah tidak tetap yang sudah diinstalasi aliran listrik, sumur air bersih dan lapangan bola volly yang dibuatnya sendiri sejak tahun 2005 berada di Jalan WR Supratman km 8 Arah Tanjung Uban Kelurahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinanng selama lebih kurang 17 tahun lamanya.

Dan kini mengetahui tanah yang digarap Samuel bersama teman temannya itu adalah tanah milik Djodi Wirahadikusuma yang memiliki bukti surat surat berupa surat ganti kerugian antara Mardiana dengan Jofrijon Samudra pada tanggal 12 Agustus 2005 atas sebidang tanah seluas 2 hektar yang dulunya terletak di Bukit Galang RT/02/RW I desa kelurahan Air Raja Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :   Srikandi PP Kota Tanjungpinang Bagikan Sembako Kepada Masyarakat

Surat tersebut diketahui oleh Lurah Air Raja dengan registrasi surat nomor 53/590/VIII/2005 tanggal 31 Agustus 2005. Berserta akte pengikat peralihan hak atas tanah dan kuasa nomor 110 tanggal 27 November 2013 antara Jofrijon dengan Djodi Wirahadikusuma. Diperkuat dengan surat ganti rugi Rosmaniah dengan Edy tanggal 14 September 2005 atas sebidang tanah seluas 2.360 m2 dengan resgister surat nomo 54/590//2005 tanggal 20 September 2005 dan akta pengikatan peralihan hak atas tanah nomor 51 tanggal 21 Januari 2014 antara Edy dengan Djody.

Baca Juga :   APN DPD Kepri Gelar Malam Penutupan Kepri Fest 2021

Pada tanggal 10 Januari 2004 keterangan antara Romaniah dengan Sandy dengan registrasi surat nomor 391/590/I/2004 dan surat nomor 392/590/I/2004. Berdasarkan surat surat itulah Samuel selaku pengarap lokasi tanah tersebut bersedia meninggalkan lokasi tanah apabila Djody memberikan konpensasi atau ganti rugi.

Atas kesepakatan bersama pemilik lahan Djody memberikan dana konpensasi sebesar Rp 21 juta dan Samuel berjanji setelah menandatangani surat pernyataan ini tidak akan memasuki wilayah tersebut lagi didepan kuasa hukum Iwan Kurniawan SH dan beberapa rekan media yang ikut menyaksikan.

“Saya tidak akan masuk lokasi tanah milik pak Djody ini tanpa seizin darinya. Dan apabila dikemudian hari terdapat persoalan antara saya dengan pak Djodi, saya siap bertanggung jawab di muka hukum, saya juga bersedia membantu pak Djodi bersama teman teman bila nanti timbul persoalan hukum dengan pihak pihak ketiga,” katanya sesuai dengan isi surat perjanjian yang di tanda tangani bersama teman teman yang juga sebagai saksi, Jumat (25/11/22).

Baca Juga :   Pemko Tanjungpinang Serahkan 1000 Sertifikat PTSL ke Masyarakat

Surat yang dibuat pada tanggal 25 Nonember 2022 itu di tanda tangan diatas materai bersama para saksi yaitu Aluisokih Telaumbahua, Noveria, Muhammad Abdi Baihqi SH, Arius Gea, Yohanes Fernandes Sanda dan Hendrikus Riba.(DW)

 

Artikulli paraprakTruk Molen Pekerjaan Semeninasi Proyek Pokir Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Tergelincir
Artikulli tjetërAnsar Ahmad Hadiri Diklat Kaderisasi Pemuda Pancasila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.