Beranda Kepri Tanjungpinang Penyidik Kejari Tanjungpinang Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh...

Penyidik Kejari Tanjungpinang Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kawasan Senggarang-Kampung Bugis Tahun 2020

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang-Penyidik Kejari Tanjungpinang tetapkan empat orang tersangka atas Kasus Korupsi peningkatan kualitas pemukiman kumuh Kawasan Senggarang-Kampung Bugis tahun 2020. Kejaksaan Negeri Tanjungpinang melalui tim penyidik telah menetapkan empat orang tersangka atas perkara tindak pidana korupsi peningkatan kualitas pemukiman kumuh Kota Tanjungpinang Kawasan Senggarang – Kampung Bugis pada tahun 2020 lalu, Jumat ( 09/12/2022 ).

Keempat tersangka tersebut yaitu RE selaku ketua Pokja ( Kelompok Kerja ), AC, EYS direktur PT Ryantama Citrakarya Abadi, dan tersangka GTR. Penetapan tersangka ini Nomor Print -1347/L.10.10/Fd.1/12/2022 Tanggal 09 desember 2022 dan berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Nomor Print-02/L.10.10/Fd.1/08/2021 Tanggal 31 Agustus 2021 jo Nomor Print -02.a/L.10.10/fd/01/2022 Tanggal 06 Januari 2022 jo Nomor Print 02b/L.10.10/Fd.1/06/2022 Tanggal 09 Juni 2022.

Baca Juga :   Terkait Papan Reklame di Bongkar ACP Murka, Tantang Walikota Lapor Polisi

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuhono mengatakan adapun empat orang tersangka tersebut disangkakan melanggar pasal yaitu tersangka RE disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 5 ayat (2) Jo pasal 12 huruf b jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga :   Kaum Muda dan Pemilu Tahun 2024

“Sedangkan AC, EYS dan GTR dikenakan pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 5 ayat (2) Jo pasal 13 jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 jo. Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Terhadap tersangka RE sudah mengembalikan uang sebesar satu milyar rupiah dan sudah dititipkan pada RPL Kejaksaan Negeri Tanjungpinang,” ujar Joko.(*)

Artikulli paraprakUang Terpidana Ferdy Yohanes Sebesar Rp. 7,590 M di Eksekusi
Artikulli tjetërRahma Berikan Bantuan Hibah Barang Satu Set Komputer Kepada Organisasi Kepemudaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.