Putrakepri.com, Tanjungpinang – Dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional ke-66 berlangsung meriah di kawasan Pantai Yayasan Dharma Sasana Senggarang, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, pada Sabtu pagi, 25 April 2026.
Acara yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini menjadi momentum penting bagi masyarakat pesisir untuk merayakan kebersamaan sekaligus memperkuat identitas sebagai daerah maritim.
Sejak pagi hari, lokasi kegiatan telah dipadati oleh masyarakat nelayan, tamu undangan, serta pengunjung yang antusias menyaksikan rangkaian acara. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa kental di sepanjang pesisir Senggarang yang dikenal sebagai salah satu kampung tua dengan budaya maritim yang kuat di Kota Tanjungpinang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi penting di Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri diwakili oleh kepala UPTD DKP Provinsi Kepri, Cerah Setiaputra. Hadir pula perwakilan Koarmada I Kolonel Laut Dwi Atmojo, Kapolresta Tanjungpinang yang diwakili Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Monang P. Silalahi, serta perwakilan Danwing Udara I Lettu David W.
Selain itu, Kepala Kantor Basarnas Kelas A Tanjungpinang, Eryk Subariyanto, juga turut hadir bersama Ketua DPD HMNI Provinsi Kepri, Ravi Azhar, S.IP, serta Lurah Senggarang, Edi Susanto, S.IP. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan masyarakat nelayan yang sarat makna tersebut.
Acara diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Momen ini berlangsung khidmat dan penuh rasa nasionalisme, menegaskan semangat persatuan dalam mendukung kesejahteraan nelayan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan mendapat keberkahan. Doa dipanjatkan untuk keselamatan para nelayan serta kemajuan sektor kelautan di daerah.
Tidak hanya itu.
Ketua DPD HMNI Provinsi Kepri, Ravi Azhar, S.IP, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sederhana ini merupakan bentuk nyata kontribusi masyarakat nelayan dalam menghadirkan kegiatan positif di lingkungan sendiri.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam menyukseskan acara tersebut.
Lebih lanjut, Ravi Azhar menyampaikan bahwa Senggarang bukan sekadar titik geografis, melainkan simbol harmoni antara manusia dan laut yang telah terjaga secara turun-temurun. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan peringatan ini sebagai bentuk kecintaan terhadap kampung halaman.
Dalam momentum Hari Nelayan Nasional ke-66 ini, ia juga menegaskan bahwa nelayan merupakan pilar penting dalam menjaga kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, perhatian Pemerintahan terhadap kesejahteraan nelayan harus terus ditingkatkan.
Ia pun mengucapkan selamat Hari Nelayan Nasional ke-66 kepada seluruh nelayan, seraya mendoakan agar hasil tangkapan selalu melimpah, laut tetap bersahabat, serta kesejahteraan nelayan di Kepulauan Riau semakin meningkat.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pelepasan lomba sampan oleh para tamu undangan. Momen ini menjadi puncak kemeriahan pembukaan yang disambut sorak sorai masyarakat yang telah menantikan perlombaan tersebut.
Para peserta lomba sampan terlihat antusias dan penuh semangat saat memulai perlombaan. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat solidaritas antar nelayan serta melestarikan tradisi maritim.
Usai pelepasan lomba, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara panitia, tamu undangan, serta peserta sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas terselenggaranya acara tersebut.
Ketua panitia pelaksana, Hendry Oka Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, pengamanan dan dukungan teknis dilakukan secara maksimal. Band dari Kogabwilhan I turut memeriahkan acara dengan menurunkan 11 personel, sementara Basarnas Kelas A Tanjungpinang mengerahkan 11 personel untuk pengamanan laut.
Polsek Tanjungpinang Kota menurunkan 17 personel untuk menjaga keamanan di darat, serta Puskesmas Kampung Bugis menyiagakan tiga tenaga medis guna mengantisipasi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung.

Ari juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang rezeki bagi masyarakat kecil.
Sebagai penutup, Ketua DPD HMNI Provinsi Kepri turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk Kogabwilhan I, Polda Kepri, Basarnas Kelas A Tanjungpinang, Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang, DPRD Kota Tanjungpinang, Polsek Tanjungpinang Kota, Puskesmas Kampung Bugis, Lurah Senggarang, Yayasan Vihara Senggarang, Bank Riau Kepri Syariah, Bank BTN, serta Tajlin Honda.(Dd)

![]()











