Putrakepri.com, Batam- Animo warga kota Batam yang akan ikut mensuksekan Vaksinasi sangat tinggi terlihat di
Gedung olahraga raga Temanggung Abdul Jamal, muka kuning kota Batam, diperkirakan 3.000 warga kota Batam beramai- ramai ikut antri melaksanakan Vaksin, Rabu (16/6/21)
Dengan kondisi itu menjadi perhatian masyarakat kota Batam yang menilai Penyelenggaranya kurang ilmu, hanya dipusatkan di 1 titik pelaksanaannya.
Akibat timbulnya kerumunan di tambah karena beredar informasi ada beberapa perusahan yang mensyaratkan sudah vaksin sebagai kelengkapan melamar kerja.
“Karena itu otomatis ngumpul dong, berbondong bondong warga ikut Vaksinasi, Padahal kan ada puskesmas tiap kelurahan, ada kantor camat yang bisa alih fungsi, ada pos yandu, ada gedung serba guna dan lain- lain,” kata Sodiq Gunawan salah seorang warga kota Batam yang menyaksikan keramaian itu.
Pemerintah kota Batam menargetkan 70 persen masyarakat kota Batam sampai akhir bulan Juni ini sudah di Vaksin hingga akhir bulan Agustus nanti susah harus selesai.
“Yang kita kwatirkan karena mengejar target akan timbul masalah baru akibat kurang nya perencanaan tempat. Belum lagi target pemko batam 70% sudah di vaksin sampai akhir Juni, target pemprov kepri 100% sudah di vaksin sampai akhir Agustus,” tambahnya.
Diharapkan tidak terjadi apa-apa dan tidak ada yang mati kejang-kejang seperti di vidio viral yang lalu, namun hari ini memang terlihat berbeda dan lebih banyak. Tapi yang pingsan karena dehidrasi ada yang pasti bukan karena Covid-19.
Joen
![]()




