Kapolri Dorong Pemuda Bijak Di Era Digital

‎Kuliah Umum di UMSU, Listyo Sigit Tekankan Literasi Digital, Integritas, Adaptasi, dan Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 204

Putrakepri.com, Medan – Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026.

Tema tersebut sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengenai perkembangan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan peran strategis pemuda dalam menghadapi perubahan.

Dalam kuliah umum kepada mahasiswa baru UMSU, Kapolri menekankan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan berlangsung sangat pesat.

Menurut Kapolri, Perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks sehingga membutuhkan pemimpin masa depan yang mampu membaca arah perubahan dan mengoptimalkan seluruh potensi diri untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Karena itu, mahasiswa didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan terus mengembangkan ilmu dan kemampuan beradaptasi,”terangnya.

Kapolri juga menambahkan pentingnya membangun karakter dan integritas, menguasai teknologi secara bijak dan produktif, berani berkarya, serta mengambil peran di tengah masyarakat.

Pesan tersebut menjadi semakin relevan dengan kondisi ruang digital Indonesia. Dalam paparannya, Kapolri menyoroti tingginya penggunaan media sosial yang belum sepenuhnya diikuti literasi digital yang memadai. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap hoaks, disinformasi, pencurian data, deepfake, phishing, hingga berbagai bentuk kejahatan digital.

Menurut Kapolri, Di tengah kondisi tersebut, pemuda memiliki posisi penting untuk menjaga ruang digital sekaligus menjadi bagian dari solusi.

Kapolri mendorong mahasiswa untuk menangkal hoaks dan provokasi, menjaga kerukunan, serta menjadi pelopor kamtibmas dan perekat persatuan, Peran pemuda tidak berhenti pada ruang digital, Di lingkungan kampus, mahasiswa didorong menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, membangun budaya akademik yang sehat, serta mengembangkan kompetensi dan prestasi.

Menurut Kapolri pemuda diharapkan menjadi agen perubahan, mendukung program pembangunan sesuai bidang keilmuan, mendorong kemajuan masyarakat, serta mengembangkan kewirausahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja.

Peran tersebut menjadi semakin strategis karena Indonesia memiliki momentum bonus demografi pada 2030–2035.

Dalam paparannya, Kapolri menempatkan pendidikan berkualitas, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan sebagai bagian penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya manusia Indonesia.

Harapan saya  mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadapi perubahan dan memberikan kontribusi nyata, Tahun 2045 merupakan panggung pembuktian bagi kalian dalam memimpin Indonesia,”Tutup Kapolri Listyo Sigit.

 

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *