Beranda Kepri Gubernur Kepri Fasilitasi Pertemuan Pengusaha dengan Menko Perekonomian

Gubernur Kepri Fasilitasi Pertemuan Pengusaha dengan Menko Perekonomian

0

JAKARTA — Gubernur H Nurdin Basirun memfasilitas pertemuan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution. Pertemuan itu untuk membicarakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 Tahun 2016 yang akan memungut pa­jak atau bea masuk terhadap impor produk bahan baku kapal dan pelat baja (hot rolled plate/HRP).

“Menko janji menyelesaikan masalah ini. Dan segera memanggil Dirjen Bea Cukai,” kata Nurdin usai pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (13/2).

Baca Juga :   Pengawasan Ketat, Hasil Maksimal

Nurdin segera memfasilitasi setelah para pengusaha shipyard menyampaikan keberatan terhadap bea masuk antidumping terhadap impor HRP. Apalagi kebijakan yang diterbitkan tahun 2016 ini akan mematikan industri shipyard di Kepri.

Dalam pertemuan itu, Nurdin didampingi Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah dan Asisten Ekbang Syamsul Bahrum. Hadir juga sejumlah pengusaha perkapalan Kepri seperti Hengki Suryawan.

Banyak hal disampaikan pada pertemuan itu. Sambutan Menko Darmin yang ingin segera menyelesaikannya disambut baik Gubernur Nurdin. Bagi Nurdin, Kepri jangan sampai menurun daya saingnya.

Baca Juga :   Jaga Kepri Dengan Persatuan

“Kita berharap hal ini segera diputuskan,” kata Nurdin.

Apalagi, menurut para pengusaha, aturan ini bakal berakhir dua bulan lagi sejak diterbitkan Maret 2016 lalu. Saat itu, Menteri Keuangannya masih Bambang PS Brojonegoro.

Dalam pasal 5 PMK itu disebutkan bahwa peraturan menteri tersebut berlaku sejak 2 April 2016 dan berlaku selama tiga tahun terhitung sejak berlakunya Peraturan Menteri tersebut.(R)

Artikulli paraprakKomisi I DPRD Kepri Serahkan Alat Pembuat Roti ke Lapas Batam
Artikulli tjetërBisa Maju Merata dengan UU Daerah Kepulauan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.