
Putrakepri.com,Tanjungpinang -Menyikapi kekhawatiran terhadap kabut asap dan kualitas udara yang kurang baik, Aliansi Mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) bersama Senat Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Tanjungpinang menggelar aksi sosial pembagian masker kepada masyarakat dan pengguna jalan, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dilaksanakan di kawasan persimpangan lampu merah Adipura dan Batu 10, Kota Tanjungpinang. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendorong perhatian bersama terhadap persoalan lingkungan.
Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa STAIN SAR Kepri, Muhammad Husein Al-Fitrah, mengatakan aksi tersebut bukan sekadar kegiatan membagikan masker, melainkan bentuk nyata kehadiran mahasiswa dalam merespons persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya untuk membagikan masker, tetapi juga membawa pesan kepedulian. Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton ketika masyarakat menghadapi persoalan lingkungan. Kami memiliki tanggung jawab moral untuk hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Husein.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait semakin peka terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam menghadapi persoalan kualitas udara yang berpotensi mengganggu kesehatan. Menurutnya, langkah pencegahan dan penanganan yang serius diperlukan agar perlindungan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Jangan sampai masyarakat terus menghadapi persoalan lingkungan tanpa langkah pencegahan dan penanganan yang memadai. Kami berharap pemerintah meningkatkan perhatian terhadap kondisi ini, karena kesehatan masyarakat merupakan hal penting yang harus dijaga bersama,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kelvin Kencana, Ketua Umum Terpilih Senat Mahasiswa IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas mahasiswa sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Melalui kegiatan berbagi masker ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa harus hadir dan mengambil peran nyata. Kami berharap pemerintah semakin peka terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat, sebab kesehatan dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” ungkap Kelvin.
Kolaborasi antarmahasiswa dari kedua perguruan tinggi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun gerakan sosial yang berkelanjutan. Mahasiswa menilai kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup diwujudkan melalui kritik dan gagasan, tetapi juga perlu dibuktikan melalui tindakan nyata.
Melalui aksi ini, Aliansi Mahasiswa STAIN SAR Kepri dan mahasiswa IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan publik.
“Mahasiswa bukan hanya agen perubahan di ruang diskusi, tetapi juga harus menjadi bagian dari solusi di tengah kehidupan masyarakat,” tutup Husein.(Red)

![]()




