Jelang Pemilu , LKSP Ajak Mahasiswa Diskusi Tentang Pentingnya Peran Politik

Putrakepri.com , Tanjungpinang – Lembaga Kajian Strategis Dan Pembangunan (LKSP) Kota Tanjungpinang bersama CSPS melakukan Diskusi Publik dengan tema yang diambil Menelisik Peran Anak Muda Dalam Pesta Demokrasi 2024.

Kegiatan Diskusi Publik ini,diikuti sebanyak 50 orang mahasiswa dari berbagai Universitas maupun Sekolah Tinggi yang ada di Kota Tanjungpinang sangat antusias mengikutinya di Cafe Red n Blue Km 8 atas Kota Tanjungpinang, Rabu (12/04/2023) sore.

Selanjutnya dalam kegiatan ini menghadirkan 5 orang narasumber dari berbagai bidang yaitu Direktur LKSP (Andika Rachman), Direktur RETaS Institute (Sigit Pramono), Direktur CSPS (Prijanto Rabbani), Dosen Stisipol (Dr. Zamzami Karim), Dosen UMRAH (Dr. (Chand) Afrizal Kaharudin).

Direktur Lembaga Kajian Strategia Dan Pembangunan (LKSP), Andika Rachman dalam diskusinya menjelaskan bahwa dari pihak LKSP melakukan instruksi ini dikarenakan tahun ini merupakan tahun politik.

Dimana para pemuda harus lebih mengikuti dan paham tentang tujuan dari pesta demokrasi kedepannya.

Tujuan diadakan diskusi publik dengan para pemuda di sini dari LKSP memegang peran untuk melakukan diskusi di tahun politik ini yang mana para pemuda itu cenderung lebih apatis, kemudian apolitis.

“Kita juga ingin membangkitkan kesadaran para pemuda untuk bisa berpartisipasi aktif dalam politik dan tidak lagi apatis,” jelasnya.

Selanjutnya ia juga mengatakan diskusi publik ini akan membantu untuk meningkatkan indeks demokrasi di Indonesia dan para pemuda harus ikut berpartisipasi aktif dalam politik serta meningkatkan partisipan politik.

Akan sangat disayangkan kalau seandainya anak muda ini mereka tidak berpartisipasi politik, maka diperlukan anak muda yang akan bisa memberikan perubahan di masyarakat dan perubahan-perubahan di masa yang akan datang.

“Oleh karena itu kami adakan acara ini untuk membangkitkan semangat anak muda untuk berpartisipasi politik cerdas berpikirnya untuk bisa memilih pilihan yang tepat dan melakukan riset, agar kedepannya para pemuda Indonesia tidak hanya terpaku bermain gadget untuk hal yang tidak penting seperti main game atau hal lainnya, dengan berkurangnya hal yang tidak penting ini akan timbul lah ide -ide dari para pemuda untuk bisa membangun perubahan di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur RETaS Institute, Sigit Pramono menjelaskan sekarang ini terlalu banyak agenda reformasi yang belum tuntas, sebab itu politik yang baik butuh anak-anak muda yang punya orientasi politik yang kuat.

“Dalam diskusi tadi dikatakan politik itu adalah hal yang bermanfaat dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas politik bukan sekedar pertarungan kepentingan politik serta kekuasaan tapi lebih dari itu,tapi politik juga dapat memberikan konsentrasi serta gagasan- gagasan yang bisa memuliakan masyarakat sipil, gagasan yang bisa memuliakan seluruh warga negara, gagasan yang memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat menjadi bangsa yang semakin mandiri, karenanya kita terus dukung para pemuda untuk selalu mengasah ide-ide kreatifitas mereka untuk ikut membangun perubahan baik di Indonesia,” pungkasnya.(DK)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *