Beranda Kepri Tanjungpinang Pelebaran Jalan Tanjung Sebauk Jadi Polemik, Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang...

Pelebaran Jalan Tanjung Sebauk Jadi Polemik, Anggota Komisi III DPRD Kota Tanjungpinang Audiensi Bersama Warga

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Anggota Komisi III DPRD Tanjungpinang melakukan audiensi bersama pihak FTZ dan masyarakat RT 02/RW 06 Tanjung Sebauk Darat terkait polemik pelebaran jalan Datuk Pakau, Senin ( 25/07 ).

Diketahui sebelumnya proyek pelebaran jalan tersebut sebelumnya pernah dilakukan sosialisasi di Kantor Camat Tanjungpinang Kota namun tidak terdapat keputusan bersama sehingga terjadi gejolak di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan yang di lakukan di Warung Kopi Pak Kumis, Rodi Atrian selaku pihak FTZ menyampaikan bahwa jalan Datuk Pakau ini merupakan jalan Provinsi dan proyek ini dari Provinsi melalui anggaran FTZ.

Baca Juga :   Pemko Bagikan Bingkisan Hari Raya untuk Masyarakat Penerima DTKS

“Pada saat sosialisasi di Kantor Camat Tanjungpinang Kota rencana awal memang ada proyek pelebaran jalan, untuk tanah tidak kita ganti rugi tetapi apabila ada Bangunan, batu miring yang terkena akan diberikan sagu hati. Saya juga sudah berkoordinasi dengan RT jika dilakukan pelebaran sedemikian besar maka dampak kepada masyarakat begitu banyak, akhirnya saya review kembali agar pelebaran jalan ini tidak terkena lahan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Komisi III DPRD Tanjungpinang Ashady Selayar mengatakan pertemuan kali ini hanya untuk menyamakan persepsi agar bisa mendapatkan solusi terbaik dalam pertemuan selanjutnya.

Baca Juga :   Teliti, Hati-Hati sehingga Tepat Sasaran

“Besok dilanjutkan pertemuan kembali di Kantor DPRD Tanjungpinang tadi hanya menyamakan persepsi saja,” jelas Ashady melalui WhatsApp.

Sesuai audiensi, pihak FTZ, Komisi III DPRD Tanjungpinang dan masyarakat sekitar melakukan peninjauan kembali terhadap lokasi yang dilakukan proyek pelebaran jalan tersebut.

Camat Tanjungpinang Kota Raja Hafizah mengungkapkan bahwa dari hasil audiensi dan peninjauan lokasi di dapatkan total pelebaran jalan di kecilkan dari jumlah rencana awalnya yaitu 3,5 meter kiri dan kanan.

“Dari hasil turun ke lokasi total pelebaran jalan di kecilkan dari sesuai rencana sebelumnya namun apabila masih ada lahan warga yang kena maka itulah yang digantikan,” pungkasnya.(Joen)

Artikulli paraprakKajati Kepri dan Gubernur Kepri meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi Kepulauan Riau
Artikulli tjetërMayjen TNI (Purn) Herwin Suparjo: Jendral Dudung Sosok Inspiratif dan Inovatif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.