Beranda Kepri Ketua KI Pusat Tiba di Tanjungpinang, Ini Agendanya

Ketua KI Pusat Tiba di Tanjungpinang, Ini Agendanya

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menyambut langsung Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Donny Yoegiantoro di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (19/07) sore. Gubernur Ansar didampingi oleh Ketua KI Provinsi Kepri Hendra Mayendra dan Kepala Dinas Kominfo Kepri Hasan.

Esok, Rabu (20/7), Donny akan bertindak selaku keynote speaker pada Seminar dan Workshop Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Diskominfo Kepri di Aula Wan Seri Beni, Dompak.

Donny Yoegiantoro hadir bersama Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Syawaluddin dan Tenaga Ahli KI Pusat Aditya Nuriya S. Di ruang VIP Bandara, Donny menyampaikan apresiasinya terhadap Pemprov Kepri atas kesempatan mengisi acara yang menurutnya penting di era saat ini dimana informasi menjadi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :   Antusias Masyarakat Pecahkan Rekor Muri Tari Gemu Famire

“Sedangkan keterbukaan informasi sebagai konsekuensi negara demokrasi. Untuk itu badan publik harus siap menghadapi era ini” ujarnya.

Sementara itu, Syawaluddin bersama anggota KI Provinsi Kepri Jazuli akan mengisi seminar sebagai narasumber pada acara yang bertema “Kesiapan Badan Publik Menghadapi Keterbukaan Informasi” ini. Kemudian Aditya Nuriya akan mengisi materi pada workshop teknis “Strategi Penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi Dikecualikan (DIK)”

Acara direncanakan akan dihadiri oleh 103 orang peserta yang terdiri dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama, PPID Pembantu, Admin PPID, dan PPID Kabupaten Kota. (PK/ron)

Artikulli paraprakPemprov Kepri Undang Ketua KIP RI Jadi Keynote Speaker Seminar Keterbukaan Informasi Publik
Artikulli tjetërBertemu Dirjen Imigrasi, Gubernur Ansar Minta Kebijakan Bebas VoA Diberlakukan Lagi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.