Beranda Kepri Iwan Kesuma Putra : Bersama Juru Sita Pengadilan Niaga Medan, Sita...

Iwan Kesuma Putra : Bersama Juru Sita Pengadilan Niaga Medan, Sita Ulang PT Sun Resort

0

Putrakepri.com-Tanjungpinang-Menanggapi pertanyaan pers sehubungan dengan perkembangan pelaksanaan sita umum terhadap harta PT Sun Resort tanggal 15 Juni 2022 yang gagal dilaksanakan Iwan Kesuma Putra, S.H., M.H sebagai kuasa hukum PT Asiatech Bintan Sukses, PT Bachrul Sukses Makmur dan PT Sri Rahayu Perkasa mengatakan bahwa sudah mengajukan permohonan ke Hakim Pengawas perkara kepailitan nomor 35/Pdt.Sus/PN.Niaga.Mdn dan Tim Kurator PT Sun Resort (dalam pailit) untuk dilakukan penyitaan ulang dengan bantuan juru sita Pengadilan Niaga Medan.

Terhadap permohonan ini yang menjadi kewajiban Tim Kurator sedang dalam proses dan kita masih menunggu. Ketika ditanyakan apakah bisa dilakukan penahanan terhadap saudara Sukardi selaku pemegang saham terbesar PT Sun Resort, Iwan mengatakan dengan tegas bahwa permohonan yang ia ajukan kepada Hakim Pengawas untuk memberi rekomendasi kepada Majelis Hakim yang mengsidangkan perkara ini adalah tidak main-main dan sangat berdasarkan dengan hukum yaitu pasal 93 UU Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

Baca Juga :   Menakar Kepedulian Investor Pada ESG di Pasar Modal

“Pasal 93 UU Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang memberikan kewenangan kepada Pengadilan untuk memerintahkan agar debitur pailit ditahan dan sangat jelas aturannya,” tegas Iwan.

Dalam perkara ini untuk dilakukan penahanan (Gijzeling) sudah sangat memenuhi persyaratan. Perlu juga diketahui dalam UUKPKPU, harta kekayaan tidak hanya menyangkut harta pada perseroan saja atau pengurus dan direksi, tetapi juga dapat menyangkut pada pemegang saham bahkan harta pribadi suami atau istrinya, anak angkat, atau keluarganya sampai derajat ketiga
termasuk holding company atau grup perusahaan antara lain PT Bukit Kemunting Cinta Semesta, PT Mega Bakau Citrawisata dan PT Taihe Group Indonesia (pasal 41 UU Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang). Dalam hal ini Sukardi adalah pemegang saham yang terbesar pada PT Sun Resort dan bukti-buktinya sudah ada di persidangan.

Baca Juga :   Perangi Hoax, Perkuat Ukhuwah

“Apabila pihak Sukardi selaku pemegang saham terbesar PT Sun Resort merasa hal ini adalah tidak benar dan merugikan baik secara materil maupun moril serta harkat dan martabatnya dan akan menempuh jalur hukum, maka Iwan mempersilahkan akan hal tersebut,” tambahnya.

Hal yang terpenting menurut Iwan apabila permasalahan ini ingin selesai, seharusnya Sukardi menyelesaikan hutangnya terhadap klien kami yang belum dibayar yang menjadi kewajiban Sukardi dan hak klien kami secara hukum, dalam hal ini melalui kurator.

“Jika semakin lama hutang Sukardi tersebut tidak diselesaikan maka akan semakin merugikan dirinya sendiri,” pungkasnya.(Joen)

Artikulli paraprakHUT Tupperware yang ke-31, Bagikan 100 Hadiah
Artikulli tjetërWali Kota Batam Terima Kunjungan Pengurus PJMI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.