Beranda Kepri Tanjungpinang DPC IPHI Kota Tanjungpinang Dukung SP2 TPP ASN, Jika Keberatan Aju Uji...

DPC IPHI Kota Tanjungpinang Dukung SP2 TPP ASN, Jika Keberatan Aju Uji Materil ke MK

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang-Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (DPW PHI) Provinsi Kepri memberikan mandat ke Agung Ramadan Saputra SH untuk membentuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IPHI Kota Tanjungpinang.
Hal disampaikan M Firdaus SH, ketua IPHI Provinsi Kepri didampingi sejumlah advokat dan pengacara yang bernaung dalam IPHI Kepri.”Kita lama vakum, kini kita hadir dan kembali eksis. Saya sudah memberikan mandat ke rekan Agung Ramadan Saputra SH untuk membentuk DPC IPHI Tanjungpinang. Nantinya DPC IPHI Tanjungpinang ini membawahi Bintan dan Lingga karena di dua daerah itu belum ada pengadilan.”kata M Firdaus SH, Sabtu (26/03).
Firdaus berharap setelah ditunjuk dan mendapat mandat, Agung Ramadan Saputra SH segera bekerja mempersiapkan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk membentuk dan pemilihan ketua DPC IPHI Tanjungpinang.”Secepatnya akan dilaksanakan Muscah IPHI kota Tanjungpinang.”tegasnya.
Agung Ramadan Saputra SH yang didampingi Razil SH menyatakan siap menyukseskan Muscab IPHI kota Tanjungpinang sesuai mandat yang diterimanya.
”Kita sudah siapkan roadmap menuju Muscab IPHI Tanjungpinang. Saat ini jumlah anggota IPHI yang ada di Tanjungpinang sudah terdata sekitar 20 orang.”kata Agung Ramadan Saputra SH.
Agung sapaan Agung Ramadan Saputra SH menambahkan, dalam sebulan kedepan sudah terbentuk DPC IPHI Kota Tanjungpinang yang akan menjadi pionir untuk pembentukan DPC IPHI lain di Kota dan Kabupaten se-Kepri.
”Kita akan merangkul advokat dan pengacara untuk membesarkan IPHI Kota Tanjungpinang sehingga berkembang.”janji Agung.
Regenerasi advokat dan pengacara menjadi motivasi para pengacara senior yang bergabung di IPHI Kepri membangkitkan kembali “raksasa” tidur. Disebut “raksasa” karena, dulu IPHI merupakan organisasi pengacara dan advokat terbesar di Kepri dengan jumlah anggota mencapai 50 orang lebih.
Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) wilayah Kepri menilai keputusan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) menerbitkan surat penghentian penyelidikan (SP2) atas dugaan korupsi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sudah tepat.
Hal diatas disampaikan Iwan Kurniawan SH MH Msi, advokat dan pengacara senior yang juga pengurus teras di IPHI Provinsi Kepri, Sabtu (26/03) disela rapat pemberian mandat pembentukan DPC IPHI Kota Tanjungpinang.
Menurut Iwan, sapaan akrab Iwan Kurniawan SH MH Msi.”Kami dari IPHI Kepri menilai keputusan Kejati Kepri sudah tepat dengan  menghentikan penyelidikan kasus TPP ASN Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang itu.”ucapnya.
Menurut Iwan, pihak Kejati Kepri sudah bekerja secara profesional, akuntabel dan profesional serta transparan dalam menelaah dan mengumpulkan bukti. Sehingga, dari serangkain proses hukum itu, pihak Kejati menyimpulkan menghentikan karena tidak ditemukannya unsur pidana atau perbuatan melawan hukum.”jelasnya.
Dikatakan Iwan, terhadap para pihak yang tidak puas atas hasil penyelidikan Kejati Kepri tersebut.”Tentu saja ada hak hukumnya, bisa saja melaporkan ke atasan Kejati Kepri (Kejagung) ataupun ke Komisi Kejaksaan (Komjak). Itu hak warga negara dalam menguji sebuah keputusan.”terangnya.
Dicontohkan Iwan, jangankan penghentian penyelidikan.”UU saja, jika ada yang keberatan dan tidak terima bisa mengajukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi. Dan itu dibenarkan.”pungkasnya.(Joen)

Artikulli paraprakPemberhentian Penanganan Kasus TPP ASN, Ketua FM Mengapresiasi Kinerja Kejati Kepri
Artikulli tjetërDPRD Bintan Mendengarkan LKPJ 2021 Oleh Plt Bupati Bintan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.