Beranda Kepri Tanjungpinang Viral Sewa Pondok Lassantino Cafe Meningkat Naik

Viral Sewa Pondok Lassantino Cafe Meningkat Naik

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Viral harga pondok Lassantino Cafe Dompak beberapa waktu lalu di Media Sosial meningkat naik, pengakuan Lurah setempat pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk klarifikasi hal tersebut.

Honggo Zulfika S,IP selaku Lurah Dompak mengatakan permasalahan yang terjadi dan viral di medsos mengenai harga pondok Rp 150 ribu dimana seharusnya harganya Rp 40 ribu sudah sepakat dan duduk bersama serta telah dipanggil semua pihak baik tokoh masyarakat, RT, RW, pemilik dan korbannya, Selasa (4/1/22)

Baca Juga :   Lis Darmansyah : Jangan Sampai Pasar Tradisional Mati Karna Retail Baru

” Pada intinya pemilik daripada Lassantino Cafe itu miskomunikasi dengan pelanggan, karena pada awalnya sudah di Carter pada tanggal 27 Desember 2021 seharian ada lima pondok namun yang terpakai hanya tiga pondok saja. Di sana fasilitasnya bebas mulai dari karaoke, makan bawa sendiri dan kebersihan terjaga. Dua pondok yang tidak terpakai ketika warga datang di perkirakan harganya sama mungkin ada instruksi dari pemiliknya harga tersebut Rp 150 ribu rupanya di pondok itu tertera harga Rp 40 ribu sehingga masyarakat hendak membayar terkaget-kaget, ” ujar Honggo.

Baca Juga :   Gubernur Lantik Pejabat Eselon III, IV dan JFT Dilingkup Pemprov Kepri

Kedepan, lanjut Honggo manajemen dari Lassantino harus diperbaiki lagi, kemudian terhadap permasalahan yang terjadi baiknya di konfirmasi kepada RT RW setempat supaya ada titik terangnya.

” Secara keseluruhan hal ini sangat berdampak bagi masyarakat yang terutama usaha pantai. Dari pertemuan kemarin semua saling legowo dan masing-masing mengakui kesalahannya artinya masalah ini sudah selesai tinggal bagaimana nanti dari Pokdarwis ( Kelompok Sadar Wisata ) memantau manajemennya lagi supaya tidak terjadi hal-hal tidak di inginkan, ” lanjutnya.

Mengingat Dompak merupakan destinasi wisata, dirinya berpesan kepada pemilik pantai harus memandu manajemen pariwisata yang baik.

Baca Juga :   Bangunan PCW Tidak Miliki SHM, Ini Kata DPMPTSP

” Untuk semua pemilik/pengusaha pondok pantai memang di Tanjungpinang ini pantai itulah bisa menjadi destinasi wisata dan itu sudah masuk peta kelurahan destinasi wisata pulau Dompak. Harapan kami dengan adanya pondok-pondok ini masyarakat bisa menggali potensi wisata yang ada di Tanjungpinang. Hal ini akan kami usulkan dalam Musrenbang nanti untuk menata Pariwisata khususnya di pulau dompak ini, ” tutur Honggo.(joen)

Artikulli paraprakIni Hasil Refleksi Kinerja Kejati Kepri di Tahun 2021
Artikulli tjetërMembatik Jadikan Anak Penyandang Disabilitas Lebih  Mandiri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.