Beranda Kepri Tanjungpinang Kado Terindah Kajari Bintan di HUT Hakordia, Rosyidi : Tetapkan Tersangka Kasus...

Kado Terindah Kajari Bintan di HUT Hakordia, Rosyidi : Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Covid-19

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang- Kado terindah dari Kajari Bintan, 9 Desember adalah hari Anti Korupsi Sedunia yang mana semua kita tahu seluruh dunia memperingati setiap tanggal 9 Desember setiap tahunnya. Apa makna yang terkandung dalam HAKORDIA ini, dengan memperingati Hari Anti Korupsi ini mengingatkan kita betapa bahayanya perbuatan melanggar hukum yang satu ini yaitu Korupsi.

Jangan kita terjebak dalam kubangan korupsi karena bisa mengancam di segala lini Keluarga Anak, Istri, Jabatan, maupun Orang lain hal itu dikatakan Rosyidi selaku Ketua Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kepri.

“Korupsi bisa terjadi karena adanya Niat, Kesempatan dan Kemampuan untuk melakungan Korupsi itu sendiri, disaat Covid 19 melanda penjuru dunia tidak sedikit masyarakat yang tekena dampak nya khusus di sisi ekonomi, mencermati kasus yg ditangani Kajari Bintan saat ini khusus nya anggaran pemberian insentif pada tenaga Nakes yang bekerja dalam penanganan pasien Covid 19 kita bisa geleng-geleng kepala kok masih ada pelayan masyarakat yang mencari kesempatan dalam kesempitan disaat orang lain menderita disebabkan wabah Covid 19,” terangnya, Minggu (12/12/21)

Baca Juga :   Nurdin: Tak Terasa Capek

Seperti yang dilakukan Kepala Pukesmas (Kapus) Sei Lekop Kabupaten Bintan , 9 Desember kemaren tepat nya Hari Anti Korupsi sedunia Kajari Bintan telah memberikan hadiah kado terindah pada Kapus Sei Lekop dengan menetapkan kapus nya sebagai tersangka dalam kasus anggaran insentif Nakes.

“Kita semua patut mengapresiasi kajari Bintan dan jajarannya dalam menangani kasus tersebut yang mana kita tahu penyidik tidak terlalu lama dalam menetapkan tersangka, dalam pengembangan kasus ini dapat menjadikan pintu masuk untuk penyelidikan kasus di puskesmas-puskesmas yang lain yang ada di Kabubaten Bintan,” tambahnya.

Baca Juga :   Ranperda APBD Kepri Tahun 2022 Disetujui Menjadi Perda

Masyarakat hendaknya dapat mengawasi seluruh anggaran yang digunakan oleh kapus-kapus yang ada di Bintan agar transparan dan tepat sasaran, dalam unsur perbuatan ini penyidik dapat mendalami apakah perbuatan ini atas inisiatif sendiri atau ada perintah dari atasan maupun orang lain.

“Beberapa waktu yang lalu Tim Satgas Kajari Bintan sudah menggeledah Dinkes Bintan yang Kolerasi nya erat dengan kapus-kapus yang ada di Bintan.
Beberapa dokumen terkait insentif Nakes ini juga sudah disita oleh Tim Satgas, informasi yang kita terima dari masyarakat kapus-kapus di Bintan ini memakai modus yg sama seperti kapus sei lekop bahkan ada yang melakukan ini suami istri yang notabene juga sebagai pejabat Negara ujar anak buah mantan pimpinan KPK Bibit Sama Rianto,” tutup Rosyidi.( Joen)

Artikulli paraprakPWI Tanjungpinang – Bintan Apresiasi Rahma Hadir Pada Pelantikan Pengurus Baru
Artikulli tjetërKejati Kepri Melakukan penyuluhan, Terkait Maraknya Mafia Tanah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.