Beranda Kepri Tanjungpinang Disperindag : Turun Naik Harga Pabrikan Minyak Goreng Sangat Fluktuatif

Disperindag : Turun Naik Harga Pabrikan Minyak Goreng Sangat Fluktuatif

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Menanggapi pemberitaan beberapa waktu lalu soal kenaikan harga Sembilan bahan pokok (Sembako) terkhusus nya minyak goreng dan telur di Pasar Tanjungpinang, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tanjungpinang terus rutin melakukan pantauan harga, terbaru, hari Kamis lalu (02/11/2021).

Kepala Disperindag Atmadinata, melalui Kepala Bidang Stabilitas Harga M.Endy Febri menyampaikan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke gudang-gudang distributor minyak goreng dan semuanya normal dan memang harga pasar mengalami kenaikan dari produsennya.

“Harga bahan-bahan sembako khususnya minyak goreng pantauan terakhir kami itu hari Kamis kemarin itu diharga Rp. 19.000 sampai Rp 19.500 per-liter. Selain minyak goreng, telur juga mengalami kenaikan harga padahal sebelumnya sempat mengalami penurunan yang agak jauh pada masa Pandemi Covid beberapa waktu lalu dan berlaku nasional, namun sekarang mulai naik lagi,” Jelasnya

Baca Juga :   Hj. Yenni Heryantie : Kukuhkan Forum Anak Se Kecamatan Tanjungpinang Barat

Tambahnya, Disperindag sudah mencoba untuk berkomunikasi dengan pihak distributor minyak goreng terkait harga untuk pasar murah.Namun, pihak distributor hanya mampu mengurangi harga sebesar 500 Rupiah per-liter, untuk lebih dari itu, pihak distributor belum mampu melakukannya.
“Sulit juga kita mau mengadakan pasar murah karena distributor hanya sanggup mengurangi harga 500 rupiah,” tuturnya.

Lanjutnya, Endy menyampaikan pihaknya sebenarnya berkeinginan mengadakan operasi pasar murah dengan bekerjasama pihak distributor, namun hal tersebut belum dapat terwujud karena turun naik harga pabrikan minyak goreng sangat fluktuatif.

Baca Juga :   Gubernur Ansar Serahkan Bantuan RT/RW, Posyandu, dan Transportasi Laut Siswa se Tanjungpinang

“Sekarang harganya aja dikoreksi dari pabrik itu seminggu sekali, jadi sekarang bingung mau menjual berapa misalnya dapat hari ini, namun untuk minggu depan pemesanannya nggak bisa jamin harga ini akan stabil, begitu keterangan distributor nya,” urai Endy.

Ia menyampaikan distributor hanya bisa memberikan diskon sebesar Rp 500, tentunya ini tidak bisa dijadikan solusi untuk mengatasi masalah harga minyak goreng yang melonjak saat ini.

“Hal ini belum bia jadi solusi, kami prihatin kalau orang habis energi dan biaya pulang pergi dan mengantri minyak goreng tetapi harga berkurang sedikit sekali dan dibatasi pula, jadi untuk saat ini kami belum bisa mengadakan pasar murah. Kitapun tak bisa membuat subsidi secara insidensial untuk minyak goreng kalau tidak direncanakan dari penganggaran tahun lalu, kami berharap regulasi level pusat dapat secepatnya mengatasi masalah skala nasional ini”. (Han)

Artikulli paraprakKapolres dan Plt Bupati Bintan Langsung Musnahkan Barang Bukti
Artikulli tjetërWagub Marlin Buka PTS Open 2021 Mix Double

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.