Beranda Kepri Tanjungpinang Terkait Laporan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Wako dan Wawako Irit Bicara

Terkait Laporan Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Wako dan Wawako Irit Bicara

71
0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Terkait Laporan Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Tanjungpinang melaporkan Dugaan tindak pidana korupsi yang diduga di lakukan oleh Walikota dan Wakil walikota Tanjungpinang ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Kamis 14 Oktober lalu.

Adiya menyampaikan Walikota Tanjungpinang bisa di kenakan UU no 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sesuai Pasal 41 Ayat (1) bahwa setiap masyarakat berhak melaporkan dugaan tindak pidana korupsi, dan ini merupakan bentuk dari pengawasan kebijakan masyarakat terhadap pemerintah serta sebagai bentuk kepedulian terhadap Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :   AKBP Ucok LS Jadi Komandan Polisi di Kota Gurindam

“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Perubahan 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 41 ayat (1) memandatkan bahwa masyarakat dapat berperan serta membantu upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, salah satu peran dari masyarakat adalah memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi,” jelasnya Adiya yang di dampingi sekertaris JPKP Kota Tanjungpinang

Kemudian adiya menjelaskan bahwa Kepala Daerah beserta Wakil Kepala Daerah Kota Tanjungpinang berpotensi menyalahi aturan dan bisa terindikas menyalahi UU tindak pidana korupsi bahkan hal ini telah dilaporkan ke pihak Kejati Negeri

Baca Juga :   Srikandi PP KotaTanjungpinang Siap Bersinergi dengan Pemko Tanjungpinang

“Saya Adiya Prama Rivaldi selaku Ketua JPKP Kota Tanjungpinang hendak menyampaikan laporan dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait dengan tindakan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang membuat peraturan Walikota Tanjungpinang Nomor 56 Tahun 2019 Tentang Tata Cara Pembayaran dan Standar Biaya Keluaran Tunjangan lainnya Walikota dan Wakil Walikota Tambahan Penghasilan Objektif Lainnya Dilingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang Junto Peraturan Walikota Tanjungpinang Tanpa Nomor Tahun 2021 Tentang Pedoman Pelaksanaan dan Standar Harga Satuan Tambahan Penghasilan Objektif Lainnya Kepala Daerah Dilingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang,” jelas Adiya dengan tegas.

Baca Juga :   Endang Abdullah Suntik Vaksin Warga Kelurahan Air Raja

Menanggapi hal ini Awak Media Berusaha melakukan Konfirmasi langsung ke Walikota Hj. Rahmah, S.IP serta Wakil Endang Abdullah terkait kasus pelaporan tindak pidana korupsi ke Kejati.

Saat dikonfirmasi Rahma terburu-buru masuk mobil tanpa mengucapkan sepatah katapun, dengan ditemani wakilnya Endang Abdullah.

Saat dikonfirmasi Awak Media melalui pesan telepon WhatsApp Endang Abdullah selaku Wakil Walikota berkomentar.

“Saya akan coba pelajari dulu bang”. Pungkas Endang dengan irit berbicara terkait kasus ini (Erlangga)

Artikel sebelumyaUnras Mahasiswa Mendesak Walikota Mengambil Sikap
Artikel berikutnyaKajari Tanjungpinang Joko Yuhono Ajak OPD Mari Berkesenian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.