Beranda Kepri Natuna Kades Desa Belungkur Mewakili 75 Desa Di lingga Mengikuti Workshop

Kades Desa Belungkur Mewakili 75 Desa Di lingga Mengikuti Workshop

20
0

Putrakepri.com, Lingga – Kepala Desa Belungkur Kecamatan Lingga Timur Kabupten Lingga Provinsi Kepulauan Riau mendapatkan undangan sebagai peserta Workshop Penguatan Pemerintah Desa Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, acara dilaksanakan pada tanggal 7-9 September 2021, di El Hotel Royale Jakarta, Jalan Bukit Gading Raya Kav. 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dari 75 desa yang ada di Kabupaten Lingga Kades Belungkur yang diundang oleh pihak penyelengggara untuk mewakili  Desa-Desa yang lain, hal ini perlu dapat apresiasi oleh pemerintah daerah. Dalam rangka keberlanjutan universal akses air minum dan
sanitasi bagi masyarakat desa dengan dukungan perencanaan dan anggaran dari Pemerintah.

Baca Juga :   Training Center Cabang Tilawatil Qur'an Tingkat Kabupaten Resmi Di Tutup

Adapun tujuan dari kegiatan tersebut yakni, memberikan pemahaman kepada kepala desa terkait pengaturan tentang desa yang meliputi kewenangan desa, pedoman pembangunan desa, pengelolaan keuangan desa, aset pemerintah desa, pemberdayaan terhadap Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), peran BPD pada musyawarah desa, dan musyawarah antar desa serta upaya pengarus utamaan program air minum dan sanitasi ke dalam perencanaan.

Adapun tujuan Workshop Meningkatkan pemahaman peserta tentang target capaian dan kebijakan pengembangan air minum dan sanitasi dan peran strategi pemerintah desa, mengidentifikasi kendala dan hambatan belum terlaksanya pencairan APBD desa untuk sharing 10% RKM dan merumuskan strategi pemecahannya.

Baca Juga :   Wan Siswandi pimpinan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2019

“Kami menjadi peserta FGD berasal dari kepala desa lokasi Pamsimas tahun 2017 – 2020 (terpilih) yang sudah merealisasikan dana APB Desa Sharing,” ungkap Arif arfandi selaku Kepala Desa Belungkur ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (8/9/2021).

Kata dia, sekitar 172 desa seluruh Indonesia yang diundang kegiatan tersebut. Peserta wajib antigen PCR saat mengikuti acara dan hanya dua desa saja asal Provinsi Kepri yang mengikuti acara tersebut yakni dari Kabupaten Kepulauan Anambas, Desa Batu Belah sedangkan Kabupaten Lingga yakni Desa Belungkur.

Baca Juga :   Polres Natuna Ungkap Kasus Percobaan Curas

“Pada tahun 2020 anggaran di Desa Batu Belah terkait 10 persen Pamsimas pihaknya prioritas kegiatan penanggulangan pandemi covid dan terpaksa dipangkas. Namun tahun 2021 kami akan laksanakan kegiatan tersebut,” ucapnya.(Rvi)

Artikel sebelumyaTower Dusun II Desa Belungkur sudah 6 Hari Mati Total
Artikel berikutnyaGubernur Ansar Serahkan Bantuan Paket Logistik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.