Beranda Kepri Tanjungpinang Kasus Pembacokan Adik Ipar, Masih di Selidiki Satreskrim Polres Tanjungpinang

Kasus Pembacokan Adik Ipar, Masih di Selidiki Satreskrim Polres Tanjungpinang

209
0

Putrakepri.com, Tanjungpinang– Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang terkait kasus pembacokan pelaku AN terhadap adik Iparnya dua minggu yang lalu, masih terus menyelidiki kasus penganiayaan yang menyebabkan korban dibawa ke rumah sakit.

Korban tindak pidana penganiayaan berinisial Y dengan pelaku berinisial AN. Karena keduanya mengalami luka berat. Pelaku saat akan diamankan pihak polisi sempat melawan, dengan pisau masih ditangan sehingga pihak polisi mengeluarkan timah panas ke tubuh pelaku.

Kejadian bermula pada hari Rabu tanggal 02 Juni 2021 sekira pukul 11.30 Wib Sdr AN datang ke rumah Y dengan menggunakan sepeda motor dan langsung berjalan kearah korban Y. Kemudian AN langsung membacokan pisau kearah kepala Y, namun berusaha menangkis pisau tersebut dengan tangan kiri yang mengakibatkan tangan kiri Y mengalami luka robek.

Baca Juga :   Terkait Revitalisasi Pasar, Ini Penjelasan WalikotaTanjungpinang

AN kemudian kembali membacok pisau kearah Y, dan korban berusaha menangkis dengan tangan kiri yang mengakibatkan tangan kiri dibawah ketiak mendapatkan luka robek.

Y berusaha melarikan diri kearah kebun depan rumah dan pada saat korban terjatuh, pelaku kembali membacok korban dengan menggunakan pisau yang saat itu mengenai pipi dan telinga sebelah kanan korban. Korban berdiri dan melarikan diri kerumah dengan mengunci pintu, namun saat korban berada dirumah, korban melihat pelaku hendak masuk kedalam rumah melalui atap. Melihat hal tersebut, korban langsung pergi kerumah sakit.

Baca Juga :   Kejari Tanjungpinang Akan Bentuk Media Center

“Sejauh ini, berdasarkan hasil penyelidikan bahwa korban Y dengan tersangka AN tidak pernah ada masalah baik secara pribadi maupun masalah keluarga dan korban Y tidak tahu apa permasalahan sehingga tersangka AN melakukan penganiayaan terhadap dirinya” terang Kasihumas Polres Tanjungpinang IPTU Suprihadi, Rabu (16/6/21)

Kasihumas Polres Tanjungpinang IPTU Suprihadi mengatakan tindakan yang sudah dilakukan adalah melakukan penangkapan terhadap tersangka dan melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa sebilah pisau yang dipergunakan tersangka pada saat melakukan penganiayaan.

“Pasal yang disangkakan adalah pasal 351 Ayat 2 K.U.H.Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. Sampai hari ini, Satreskrim Polres Tanjungpinang masih terus menyelidiki motif tindak penganiayaan tersebut” tutup Kasihumas.

Baca Juga :   Gubernur Lantik Pejabat Eselon III, IV dan JFT Dilingkup Pemprov Kepri

Joen

Artikel sebelumyaMembludak, Akibat Beberapa Perusahaan Kota Batam Menyatakan Surat Vaksin Sebagai Kelengkapan Melamar Kerja
Artikel berikutnyaJaksa Agung RI Minta Buronan Kelas Kakap, Adelin Lis di Deportasi dari Singapura ke Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.