Beranda Kepri Tanjungpinang Putri Aishah 2.5 Tahun Penderita Tumor Mata Butuh Uluran Tangan

Putri Aishah 2.5 Tahun Penderita Tumor Mata Butuh Uluran Tangan

0

Putrakepri.com, Tanjungpinang — Kondisi terkini penderita tumor mata, Putri Aisyah, 2,5 tahun, setelah dipindah rujuk ke Rumah Sakit Cicendo Bandung, Jawa Barat  masih menunggu jadwal kemoterapi (Kemo).

Ketua Perkumpulan Jurnalis Tanjungpinang, Moel Akhyar menjelaskan, Rabu (14/4/2021) kemarin Putri sudah masuk tahap pengambilan cairan sumsum tulang belakang dan mendeteksi secara detail penyakit kedua mata Putri di Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung.

“ Dan pada Jumat (16/4) sudah dilakukan CT scan di rumah sakit TNI AU dr Salamun Bandung,” kata Moel, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga :   Gubernur Ansar Akan Duduk Bersama Masyarakat Penyengat Untuk Program Kedepan

Moel menjelaskan Putri akan menjalani kemo yang diperkirakan sampai 12 kali. Jadwal kemo satu ke Kemo berikutnya antara dua pekan sampai satu bulan tergantung kondisi kesehatan pasien. Untuk pembiayaan kemo, pihak RS Mata Cicendo tidak meng-cover BPJS Kesehatan karena masih baru, sehingga belum ada kerjasama.

Namun pembiayaan kemo akan dibantu oleh pihak RS Cicendo setengahnya dan setengahnya lagi dibebankan pada pasien,” sebutnya.

Saat ini Putri bersama kedua orangtuanya tinggal di  Rumah Singgah Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) di Jalan Pandu Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga :   DPRD Provinsi Kepri Sampaikan Laporan Pelaksanaan Reses 2021

“Tinggal di rumah singgah ini gratis dan atas rekomendasi dari dokter spesialis mata cicendo,” tambahnya.  Saat ini sembari menunggu jadwal kemo, Moel menyebutkan masih melakukan penggalangan dana untuk biaya kemoterapi yang tidak bisa ditanggung BPJS Kesehatan. (*)

Artikulli paraprakPolres Bintan dan Polsek Jajaran Beri Layanan Publik Terpadu Berintegrasi
Artikulli tjetërSirajudin Sarankan Gub Kepri bentuk Tim Khusus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.