Beranda Kepri Batam Kepala Dinas Perhubungan Batam Ditetapkan Sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi

Kepala Dinas Perhubungan Batam Ditetapkan Sebagai Tersangka Tindak Pidana Korupsi

201
0

Putrakepri.com, Batam- Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batam menetapkan RE selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam sebagai tersangka dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (08/04/21).

Tersangka melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP, atau Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 .

Yakni tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Baca Juga :   Jauhi Narkoba, Bangun Masa Depan Gemilang

Terhadap tersangka tersebut telah dilakukan penahanan dengan jenis penahanan rutan dengan dititipkan di Polsek Batam Kota selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 8 April 2021 sampai dengan tanggal 27 April 2021.

Sebelum dilakukan penahanan terhadap tersangka dilakukan prosedur protokol kesehatan berupa pemeriksaan swab antigen dan dinyatakan negatif Covid-19.

Bahwa penetapan tersangka merupakan pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka H (Kasi Pengujian pada Dinas Dinas Perhubungan Kota Batam) yang sudah dilakukan penahanan sebelumnya.

Baca Juga :   Ke Pulau Kepala Jeri, Gubernur Jadi Tekong Telusuri Sungai

Tersangka RE dan tersangka H diduga bersama-sama melakukan pemerasan atau pungutan liar terhadap Dealer Mobil di Kota Batam terkait penerbitan Surat Penentuan Jenis Kendaraan (SPJK) yang merupakan syarat terbitnya surat KIR (Pengujian Kendaraan Bermotor).

Perbuatan tersangka telah menganggu iklim usaha dan investasi di Kota Batam di tengah terpuruknya ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Proses penahanan tersebut memperhatikan protocol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan/ menggunakan handsanitizer dan menjaga jarak.( Hms/Nur )

Artikel sebelumyaPencatut Foto Walikota Tanjungpinang Beserta Keluarga di Akun FB Kini Memasuki Ranah Hukum
Artikel berikutnyaSambut HUT Bhakti Pemasyarakatan Ke-57 LP Kelas IIA Tanjungpinang Lakukan Donor Darah dan Konvasalen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.