Beranda Kepri Tanjungpinang Kacab BNI : Prinsip Kehati-hatian Standar Pelayanan Perbankan

Kacab BNI : Prinsip Kehati-hatian Standar Pelayanan Perbankan

139
0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Kepala Cabang Bank Nasional Indonesia (BNI), Tanjungpinang, Adi angkat bicara terkait kekesalan nasabah yang merasa dipersulit dalam proses penarikan tunai melalui surat kuasa pada Kamis (31/03).

Adi yang didampingi Nando, menjelaskan sebenarnya pihaknya tidak mempersulit proses penarikan uang nasabah tersebut, melainkan terjadi miskomunikasi antara penerima kuasa dan pegawainya.

“Sebenarnya ini bukan persoalan, hanya saja ada miskomunikasi antar pihak kami (BNI) dengan buk Sari’ah, sebenarnya kita sudah mau membantu sepanjang kita bisa berkomunikasi langsung dengan pemilik rekening, karna ini menyangkut uang, apabila kami dari pihak Bank tidak menghubungi pemilik rekening justru nanti kami yang salah kami juga diaudit dan dipertanyakan dengan otoritas Jasa Keuangan (OJK), kenapa mengeluarkan uang tanpa sepengetahuan pemilik rekening “Kata Adi Jumat (01/04/2021) siang.

Baca Juga :   FKMPT Minta Masyarakat Tanjungpinang Menahan Diri

Adi juga menambahkan setelah kejadian itu suaminya ada menelpon kami, dan meminta maaf, sebenarnya kami dari pihak Bank ingin menjelaskan dari sisi perbankan ada prosedur yang harus kita patuhi dan itu diawasi oleh OJK,”jelasnya.

Kami dari pihak Bank tidak mungkin mempersulit nasabah kami, Untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kami akan membantu buk Sari’ah, Senin nanti untuk berkoordinasi dengan pihak lapas, dan kita yang akan langsung mendatangi pemilik rekening di lapas,  guna menyelesaikan urusannya,  sehingga persoalan ini selesai.”Jelas Adi.

Alasan tidak dicairkannya dana pada Kamis, (31/04) lalu, dikarenakan pihaknya menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dalam dunia perbankan, sebab dalam redaksi surat kuasa tersebut nominalnya tidak dicantumkan, dan verifikasi itu menjadi hal utama.

“Ada prinsip kehati-hatian pak dalam dunia Perbankan, sebab kita selalu diawasi. Kami harus menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian demi menjaga kepercayaan dari pemilik dana. Maka  sangatlah penting konfirmasi itu dilakukan.”Jelas Adi.

Baca Juga :   Peringati Hari Jadi Kepri ke-19 Pemprov Laksanakan Berbagai Kegiatan

Pihak BNI menjelaskan sebenarnya ada tiga poin dalam surat kuasa yang diajukan oleh buk Sari’ah selaku penerima kuasa, pertama permohonan ATM Baru, kedua pergantian PIN dan ketiga Penarikan tunai.

“Nah dari tiga yang diajukan, kami hanya menyetujui untuk proses penarikan. Akan tetapi di dalam surat kuasa tersebut tidak tercantum nominal uang yang akan ditarik, dan itu juga tidak memenuhi standar surat kuasa yang sudah tersedia di Bank , pegawai kami memerlukan konfirmasi via telepon, sementara satu sisi pemberi kuasa tidak bisa dihubungi karena masih menjadi warga binaan lapas.”jelasnya.

Pihak BNI memaklumi kekesalan dan kekecewaan buk Sari’ah, sehingga persoalan tersebut seharusnya selesai dan dapat diselesaikan dengan baik-baik. “Saya akan fasilitasi buk Sari’ah, agar segera diselesaikan proses ini.”tambahnya.

Baca Juga :   Sosialisasi UU ITE, Cara Diskominfo Tanjungpinang Melawan Hoax

Adi juga menjelaskan ada sedikit perbedaan dalam proses pengajuan nasabahnya pada kali ini, dimana pada proses sebelumnya, biasanya nasabah menggunakan format surat kuasa dari BNI dan nominal dicantumkan.

“Proses pencarian seperti ini, bukan kali pertama. Bahkan sebelumnya nasabah ini pernah kita proses pencarian dan itu tidak ada persoalan. Jikalau saja buk Sari’ah menggunakan format seperti biasanya, kita akan segera cairkan.”ucapnya.

Adi menambahkan, tindakan yang diambil oleh petugas perbankan merupakan sebuah standar pelayanan dalam dunia perbankan, dalam menjaga kepercayaan nasabah. “Prinsip kehati-hatian dalam dunia perbankan perlu kami terapkan dalam menjaga kepercayaan nasabah.”Tegas Adi Kembali.(Nur)

Artikel sebelumyaWalikota Resmi Tutup Pelaksanaan MTQ XV Tanjungpinang
Artikel berikutnyaPolsek Bintan Utara Laksanakan Patroli, Antisipasi Terorisme di Kabupaten Bintan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.