Beranda Kepri Tanjungpinang Ardianto Pelaku Pencurian Emas dan Uang Dibekuk Polisi

Ardianto Pelaku Pencurian Emas dan Uang Dibekuk Polisi

175
0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Polsek Tanjungpinang Timur berhasil meringkus Ardianto, pelaku tindak pidana pencurian uang dan sejumlah perhiasan emas.

Pelaku Ardianto mencuri milik Husnita saat memasang terali di rumah korban di Perumahan Mahkota Alam Raya Blok A3 Nomor 18, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Rabu, 10 Maret 2021.

Adapun total kerugian korban mencapai Rp18 juta terdiri dari uang tunai Rp10 juta, dua gelas emas 23 karat, sepasang anting emas 23 karat dan dua cincin emas 23 karat. Tidak terima kemalingan, korban pun langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :   Kapolres Tanjungpinang Berkomitmen Membangun Satuan Kerja Berpredikat

Kapolsek Tanjungpinang Timur Syafrudin mengatakan, pelaku ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur di kediamannya Jalan Merpati Kampung Sidojadi, Batu IX pada tanggal 24 Maret 2021.

“Setelah melakukan pencurian pelaku ini balik ke kampung di Pulau Jawa, sekembalinya di Tanjungpinang baru ditangkap,” ujar AKP Syafrudin didampangi Kasubag Humas Polres Tanjungpinang Iptu Suprihadi dan Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Sidiq Amin, Senin (29/3/2021).

Syafruddin menjelaskan, korban menyadari kemalingan setelah hendak membeli gas untuk memasak. Saat korban hendak mengambil uang di dompetnya yang disimpan di lemari, korban tidak menemukan dompet itu lagi.

Baca Juga :   SDN 010 Tanjungpinang Timur Mengharapkan dukungan dari Pemerintah Terkait Minimnya SARPRAS

“Uang dan perhiasan disimpan dalam dompet, pelaku membobolnya dengan membuka baut kunci lemari,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku diduga melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. (Nur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.