Beranda Kepri Tanjungpinang BPTP Kepri Gelar Bimtek di Pesantren Al-Kautsar Tanjungpinang

BPTP Kepri Gelar Bimtek di Pesantren Al-Kautsar Tanjungpinang

111
0

Putrakepri.com, Tanjungpinang – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian BPTP Balitbangtan Kepulauan Riau melaksanakan bimbingan teknis di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Kota Tanjungpinang, Jumat  26/03.

Bimtek Hilirisasi Inovasi Teknologi Balitbangtan kali ini mengangkat tema Optimalisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Kesan nyaman, rapi dan bersih, demikian dirasakan peserta bimtek memasuki pondok pesantren yang diasuh oleh KH. Muhammad Supeno.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung di GOR Pesantren ini melibatkan santri yang berminat menjadi Santri Tani Milenial, masyarakat tani sekitar pesantren, dan ibu-ibu penggemar tanaman di pekarangan rumah.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Bimtek Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Kelompok Tani Maju Jaya Kampung Sidomulyo, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama Kota Tanjungpinang, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tanjungpinang.

Sementara Direktur Pesantren Al-Kautsar, Kyai Supeno dalam sambutan menyampaikan, terima kasih kepada BPTP Kepri yang menyelenggarakan bimtek tentang pertanian di pesantren Al-Kautsar, dan memberikan pesan kepada peserta bimtek khususnya kepada Santri Al-kautsar untuk berpartisipasi aktif dalam acara bimtek ini, sehingga nanti setiap santri memiliki tambahan ilmu tentang pertanian.

Baca Juga :   Edward Arfa SH MH, Korban Kecelakaan Akan Jalani Operasi

“Mengurus pertanian itu mulia, karena ini masalah kelangsungan hidup manusia. Tanjungpinang yang memiliki terbatas lahan pertanian, maka kita harus kreatif. Kita sekarang ini dapat bertani dengan dukungan teknologi, diantaranya teknologi yang dihasilkan oleh BPTP Kepri. Untuk itu manfaatkan sejengkal tanah setitik air,” ujar Kyai Supeno.

Plt. Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Dra. Hj. Endang Susilawati menyampaikan, terima kasih kepada BPTP Kepri yang telah memberikan bimbingan inovasi teknologi khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman pangan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Dengan mampu memanfatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan apalagi di masa kondisi pandemi covid-19 ini, akan memberikan nilai tambah bagi ekonomi keluarga. Dinas siap dan sangat senang dapat bekerjasama dan berkolaborasi baik dengan BPTP Kepri maupun dunia pesantren dalam mengembangkan pertanian di Kota Tanjungpinang agar lebih maju dan modern,” tegas Endang.

Baca Juga :   Jadikan Semangat Idul Fitri Sebagai Motivasi Peningkatan Kinerja

Kepala BPTP Kepri, Dr. Ir. Sugeng Widodo, MP yang membuka secara langsung kegiatan Bimtek menjelaskan tujuan dari Bimtek ini yaitu, memberikan motivasi dan bimbingan bagi masyarakat yang terdampak covid-19, memberikan edukasi dan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi warga sekitar pesantren dan khususnya anak santri karena dia adalah generasi milenial yang sangat potensial dalam pengembangan pertanian masa depan, dan memberdayakan secara ekonomi di lingkungan keluarga rumah tangga masing-masing.

“Pekarangan Pangan Lestari (P2L) menjadi Program Kementerian Pertanian sebagai upaya promosi dan sarana percontohan bagi masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga. Saya tahu sekitar 1 tahun lalu, saya hadir dan mendengarkan pernyataan dari pak Iqbal selaku Kapolres Tanjungpinang waktu itu menyampaikan bahwa Kampung Sidomulyo ini dijadikan sebagai pilot project kampung tangguh, ”

” Tujuan Polres Tanjungpinang menjadi Kampung Tangguh Nusantara (KTN) yang salah satunya adalah untuk ketahanan pangan dalam menghadapi persoalan COVID-19. Sama dengan maksud tujuan BPTP Kepri menyelenggarakan bimtek ini, ini yang namanya kolaborasi,” ungkap Sugeng.

Baca Juga :   Penertipan Badut Jadi Polemik Rahma Laporkan Akun Rudy Irawan ke Polisi

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan materi budidaya tanaman di pekarangan. Materi pertama ini disampaikan oleh Sri Muhara, SP. Dalam paparannya ia juga menjelaskan terkait dengan Penguatan Pelaksanaan program P2L, cara membentuk Kelompok Tani Wanita (KWT), dan cara mengajukan proposal kegiatan pertanian ke Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Tanjungpinang.

R. Catur Prasetiyono, SP., S.ST Penyuluh BPTP Kepri selaku narasumber kedua, memaparkan materi mengenai teknologi budidaya sayuran dalam polybag, budidaya sayuran hidroponik, teknologi pengendalian hama dan penyakit tanaman sayuran, teknologi pengolahan kompos dari limbah rumah tangga serta pasca panen

Dalam Bimtek ini juga diberikan bantuan dari BPTP Kepri kepada semua peserta bibit cabai masing-masing 5 bibit dalam polybag. Pertama kali bantuan secara simbolis diberikan ke Pesantren Al-Kautsar yang diterima langsung oleh Kyai Sepeno.

Bibit cabai tersebut akan dirawat dimasing-masing pekarang rumah. Harapannya nanti sedikit bisa membantu mengurangi kebutuhan ekonomi keluarga.( Winda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.