Beranda Kepri Tanjungpinang Hasrat Ingin memiliki motor Scoopy RF di Bekuk Polisi

Hasrat Ingin memiliki motor Scoopy RF di Bekuk Polisi

193
0

Putrakepri.com,Tanjungpinang -RF diduga pelaku curanmor Tanjungpinang berhasil diringkus oleh Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Firuddin bersama Unit Macan Timur dalam kurun waktu kurang dari 24 jam di Jalan Ganet depan Pabrik Roti Family, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu (17/02/21).

Berdasarkan atas laporan warga terkait kehilangan kendaraan sepeda motor scoopy miliknya Tim Macan Timur gerak cepat lakukan pengecekan ke TKP.

“Malam itu sekira pukul 21.00 Wib, piket SPK Polsek Tanjungpinang Timur, dan personil Polsek mendapat laporan dari warga hilangnya kendaraan sepeda motor merk Scoopy, mendapat laporan tersebut tim langsung melakukan pengecekan ketempat Kejadian Perkara (TKP) sekira pukul 17.00 Wib, Tim Macan Timur langsung melakukan penyelidikan, dan diperoleh informasi bahwa di Km 5 ada seseorang yang menawarkan sepeda motor scoopy warna putih,” jelasnya.

Baca Juga :   Gubernur Ansar Hadiri Pembagian Sembako DWP Kemenhub

Rf ingin memiliki sepeda motor, dan melakukan pencurian kendaraan sepeda motor merk Scoopy, di Jalan Ganet depan Pabrik Roti Family, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang.

Adapun kronologis kejadiannya bermula pada Selasa 16 Pebruari 2021, sekira pukul 21.00 saat korban memarkirkan sepeda motornya di depan ruko milik korban, kemudian korban bersama adik kandungnya duduk dilantai 2 ruko.

“Selanjutnya sekira pukul 01.00 Wib saudara korban mau pulang dan korbanpun turun dan didapati sepeda motor korban sudah hilang,” ujar Firuddin. (Nur)

Artikel sebelumyaSinergi Polsek Tanjungpinang Timur dan Kecamatan Bentuk Posko PPKM Micro Covid-19 Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19
Artikel berikutnyaSi Jago Merah Kembali Hanguskan Lahan di Sei Ladi Kampung Bugis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.