Beranda Kepri Batam Pelatihan Life Skill Bagi Perempuan Provinsi Kepulauan Riua

Pelatihan Life Skill Bagi Perempuan Provinsi Kepulauan Riua

36
0
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kepulauan Riau foto bersama para peserta pelatihan pembuatan Tanjak

putrakepri.com, Batam – Belum lama ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB)  Provinsi Kepulauan Riau menggelar pelatihan life skill bagi perempuan Provinsi Kepulauan Riau Jum’at 11/12 tahun 2020 di Hotel 89 Batam.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Kepulauan Riau Misni, dalam sambutannya ia menyampaikan kepada para peserta, Tanjak melayu merupakan salah satu budaya kita yang  mulai kembali popular, ini artinya Kepulauan Riau masih menyimpan cinta kasih yang begitu hebat dan mendalam terhadap keberlangsungan dan kelestarian budaya.

Baca Juga :   Kapolda Kepri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pulau Galang

” Tanjak merupakan salah satu aksesoris pakaian untuk lelaki Melayu yang dipakai pada bagian kepala, sebagai simbol masyarakat melayu tanjak memiliki lambang kewibawaan di kalangan masyarakat semakin tinggi dan kompleks bentuknya akan menunjukkan semakin tinggi pula status sosial si pemakainya. Tanjak biasanya digunakan lelaki layaknya sebuah songkok dan biasa dipakai masyarakat melayu dari seluruh lapisan masyarakat, dan kini tanjak menjadi daya tarik untuk wisatawan yang datang ke kepulauan Riau selain bentuknya yang unik dan menarik Tanjak juga menjadi ciri khas masyarakat melayu,”terangnya.

Baca Juga :   Silaturahmi dengan Masyarakat Tirto Mulyo, Gubernur Ajak Bekerjasama Demi Pembangunan

Dengan mengikuti pelatihan ini kedepannya ibu-ibu akan bisa membuat berbagai macam bentuk tanjak, kita juga bisa mentrasferkan ilmu yang kita dapatkan di lingkungan kita baik dikelurahan dan kecamatan, dari hasil karya yang ibu buat juga bisa ibu jual untuk mendapatkan penghasilan sampingan, dan kita bisa memasyarakatkan Tanjak di Kepulauan Riau.

” Masih ditempat yang sama adapun tujuan dari pelatihan ini memberikan pengalaman, pelajaran, menciptakan dan memperluas kesempatan kerja baru, serta mengembangkan kegiatan ekonomi lokal yang produktif berkelanjutan pada skala kecil menengah. Membangun dan mengembangkan motivasi dan inovasi masyarakat agar mampu mengelola sumber daya daerah masing-masing, dan mengurangi tingkat pengangguran yang ada,”ungkapnya.

Baca Juga :   Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Rancangan KUA Dan PPAS APBD Tahun 2020

Peserta yang mengikuti kegiatan Life Skill pembutan Tanjak berjumlah 60 orang, yang berasal  dari pulau Akar, Pulau Panjang, Nipah dan pulau Buluh yang di bagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanan pada tanggal 11 sampai 12 Desember dan sesi kedua dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 15 Desember. (Tina)

Para peserta sedang melakukan Praktek pembuatan Tanjak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.