Beranda Kepri Batam Balai Latihan Kerja Bertaraf Internasional Segera Dibangun di Kota Batam

Balai Latihan Kerja Bertaraf Internasional Segera Dibangun di Kota Batam

72
0
Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Kepulauan Riau Wahyu Wahyudin saat di wawancarai awak media ini di Batam.

Putrakepri.com Batam – Rencana Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) yang akan di bangun Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI mendapatkan dukungan yang begitu antusias dari kalangan mayarakat Kota Batam.

Balai latihan kerja tersebut rencananya akan dibangun di kawasan perindustriandi kota Batam, tepatnya di Kabil Industri Etaste Batu Besar Batam, lahan untuk pembangunan BLK itu akan dihibahkan oleh
Kabil Industrial Estate (KIE), yaitu seluas 4.5 hektare untuk pembangunan BLK tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Dapil Batam, Wahyu Wahyudin mengatakan, nantinya akan ada banyak perusahaan-perusahaan yang menampung lulusan tenaga kerja dari BLK itu sendiri, seperti, perusahan Citra Tepindo (Citra Grup) yang juga merupakan perusahaan yang memfasilitasi balai latihan itu.

Baca Juga :   Sah APBD Kepri 2019 Rp3,659 Triliun

” Selain perusahaan citra tepindo, ada juga PT. Smoy, dan lainnya. Lebih kurang ada sekitar belasan perusahaan yang akan bekerjasama,” imbuhnya.

Tujuan dibangunnya BLK ini, kata Wahyu, karena tingkat pengangguran di kota Batam semakin meningkat. Hal tersebut terjadi karena putra daerah, terutama kota Batam tidak punya daya saing dan kompetensi, sehingga kesempatan kerja yang ada digantikan oleh tenaga dari luar.

Dia mengharapkan dengan dibangunnya BLK ini, masyarakat di kota Batam memiliki keahlian dan ketrampilan agar dapat bersaing di pasar kerja. Apalagi, BLK ini akan bertaraf Internasional. keberadaan BLK itu sangat penting karena Batam adalah sebagai kota industri, sehingga BLK itu dapat dimanfaatkan oleh pencari kerja dan juga para pekerja dalam meningkatkan kompetensinya.

Baca Juga :   Sambangi Warga Kampung Gunung Lengkuas, Bupati Bintan Ikuti Senam Sehat

” Anggaran yang disiapkan Kemnaker sekitar Rp 17 miliar, Mudah-mudahan masyarakat tempatan, baik di kota Batam dan Kepri pada umumnya bisa berkarya di daerahnya sendiri, jangan sampai kalah dengan pekerja dari luar,” harapnya. (Lucky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.