Natuna

Basarnas Natuna Gelar Workshop Selama Lima Hari

Putrakepri.com, Natuna-Badan Pencarian dan Pertolongan Kabupaten Natuna menggelar Workshop potensi SAR Rapat Koordinasi dan latihan SAR Daerah kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna di Aula Natuna Hotel, Ranai, Selasa 26 November 2019.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti Workshop SAR sebanyak 35 orang dan peserta Rapat Koordinasi sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 orang peserta Rapat Koordinasi SAR dan 30 orang peserta latihan SAR.

Acara dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Izwar Asfawi, Kegiatan Workshop ini dilaksanakan selama 5 hari.

Dalam sambutannya, Izwar menjelaskan keberadaan potensi SAR di Kabupaten Natuna diharapakan mampu meminimalisir waktu tanggap dalam penanganan kecelakaan, bencana maupaun kondisi membahayakan manusia.

Sambutan Asisten III

Peran serta SAR dapat terlihat dari keaktifan dan keikutsertaan ketika terjadi kecelakaan baik pelayaran maupun penerbangan maupun bencana yang membahayakan kehidupan manusia yang sering terjadi di Natuna.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu adanya pembinaan dan pelatihan potensi SAR guna meningkatkan Sumber Daya Manusia serta menunjang kelancaran Operasional Pelayanan”, jelas Izwar.

Lanjut Izwar Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mendukung setiap kegiatan dan program kerja yang dilaksanakan oleh pihak Kntor Pencarian dan Pertolongan Natuna.

” Oleh karenanya besar harapan saya kedepan eksistensi potensi SAR dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas diri dalam memberikan pelayanan terhadap keselamatan masyarakat”, tutur Izwar.

Masih di acara yang sama Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna Mexianus Bekabel. S.Sos mengatakan tugas atau misi SAR adalah tugas kemanusiaan yang mengandung arti sangat mulia yakni, membantu, menolong, melindungi dan menyelamatkan sesama jiwa Manusia yang berada dalam kondisi membahayakan atau darurat.

Kepala SAR Natuna Mexianus Bekabel. S.Sos

Keberhasilan pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan menjadi tangungg jawab bersama, akan tetapi bukan berarti Pemerintah lepas tangan atau diam tentunya dibutuhkan landasan Hukum untuk mengatur mekanisme tersebut.

Sesuai Undang-undang no.29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan, Negara atau Pemerintah menjamin dan memberikan rasa aman dan selamat kepada seluruh Masyarakat.

“Kehadiran atau keberadaan Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna yang merupakan (UPT) Basarnas untuk wilayah Kabupaten Natuna dan Anambas diharapakan mampu menjalankan tugas pokok tersebut serta mewujudkan apa yang menjadi tujuan Negara yaitu rasa aman dan selamat”, Jelas Mexi.

Lanjut Mexi Natuna memiliki Destinasi Pariwisata yang begitu banyak, untuk menghadapi peningkatan jumlah pengunjung agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan peran SAR sangat diperlukan.

“Melalui Workshop ini, kami mengaharapakan menjadi Stimulus bagi para Stakeholder untuk lebih menyadari akan pentingnya keselamatan serta menjadi sarana mempererat tali silaturahmi kita dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas masing-masing”, tutup Mexi.

Tamu undangan dan peserta

Hadir dalam Acara Para FKPD dan Para OPD Dilingkunagn Pemerintah Kabupaten Natuna. (Dika)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close