Beranda Kepri Tanjungpinang Tingkatkan Produksi Sayuran, Petani Bisa Manfaatkan Lahan Tidur

Tingkatkan Produksi Sayuran, Petani Bisa Manfaatkan Lahan Tidur

124
0
PJ Wako Tanjungpinang Raja Ariza Saat Memberikan Sambutan Kepada Peserta Pelatihan Kegiatan Pengembangan Tanaman Sayuran

PutraKepri.com, TANJUNGPINANG –Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, MM, membuka Kegiatan Pengembangan Tanaman Sayuran, yang digelar oleh Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Kamis 26 April 2018.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bukit Manuk, dan diikuti oleh 50 orang yang terdiri dari perwakilan Petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se Kelurahan Kota Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota, Raja Ariza mengatakan bahwa suksesnya pengembangan pertanian perlu ada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pelaku utamanya. “ Salah satu cara untuk meningkatkan potensi produksi tanaman sayuran adalah dengan pendayagunaan semua potensi yang ada, mulai dari pemanfaatan lahan tidur sampai lahan kering termasuk pemberdayaan SDM-nya”, jelasnya

Baca Juga :   Pramuka Harus Semakin Hebat

Melalui kegiatan ini, ia mengharapkan selain dapat menambah pengetahuan para petani sayuran juga dapat membangkitkan semangat petani untuk tetap berusaha memanfaatkan potensi yang ada”, tambah Penjabat Wali Kota.

Kegiatan pegembangan tanaman sayuran untuk para petani sayuran ini didasari karena tingginya fluktuasi harga sayuran yang disebabkan sayuran di Kota Tanjungpinang masih di datangkan dari luar daerah, sedangkan kebutuhan sayuran terus bertambah.

“ Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah kondisi tanah yang minim unsur hara”, terang Kabid Pertanian, Syukri

Baca Juga :   Melalui Vicon Wadanlantamal IV Hadiri Acara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke- XXV

Kegiatan ini merupakan pelatihan sekolah lapang bagi para petani sayuran, sehingga diharapkan dapat menambah pengetahuan para petani tentang cara budidaya pengembangan sayuran, mulai dari pengolahan tanah sampai dengan cara mengatasi hama penyakit tanaman.

“ Metode pengajaran melalui pemberian materi, diskusi  dan paraktek. Sedangkan teknik yang dikembangkan adalah system demplot, yaitu percontohan budidaya organik dan an-organik”, tambahnya.

Melalui pelatihan ini juga, diharapkan dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat tentang teknologi budidaya sayuran, meningkatkan kemandirian masyarakat, dan hasil akhir yang ingin dicapai adalah meningkatnya ketersediaan sayuran di Kota Tanjungpinang,” tutupnya

Baca Juga :   Tiga Tersangka Pengedar dan Kurir Sabu Pesanan Napi Lapas Bangka Belitung di Sidangkan

Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa mesin Alsintan / Cultivator dari Direktorat Prasarana Sarana Pertanian Kementerian Pertanian kepada kelompok tani Sejahreta Mandiri kelurahan Kampung Bugis dan kelompok tani Maju Sejati dari Kelurahan Air Raja. Acara diakhiri dengan peninjauan kawasan bukit manuk, dan panen buah jambu.(PK/HMS)

Artikel sebelumyaSistem Kerjasama Media Tanjungpinang Menarik Minat Pemkab Kebumen
Artikel berikutnyaKinerja Imunisasi Pemko Tanjungpinang Capai Nilai Tertinggi Tingkat Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.